Rabu, 12 Desember 2012

"Pertanyaanku di suatu malam"

 
Melihat fenomena kematian tubuh manusia, saya jadi berfikir untuk apa sebenarnya kita hidup di dunia ini kalau hanya untuk mati?untuk apa Manusia lahir kalau hanya untuk dikubur dalam gundukkan tanah yang penuh cacing di dalamnya? Sempat di malam hari aku duduk termenung sendiri memikirkan alam ini dan sang penciptanya, diantara angin yang berhembus dingin di luar rumah di salah satu batu. Semuanya terlintas dalam pemikiranku semua pertanyaan ini. Aku ingin bertanya pada siapa, mungkin hanya kepadaNya saja yang bisa menjawabnya. Akan tetapi Dia tidak memberikan jawaban kepadaku karena mungkin pertanyaanku terlalu berat?

Aku hanya bisa menebak-nebak apakah dulu salah sang Adam ataukah bujukan sang Iblis. Tetapi tetap saja logikaku mengatakan hal lain. Aku bergumam dalam hati dan sekali lagi aku menanyakan kepada angin malam, Untuk apa sebenarnya umat manusia dilahirkan diberikan hidup lalu dimatikan?pertanyaan besar dalam benakku dan masak mereka para ustad hanya bilang wallahualam itu sudah takdir dan kehendakNya? Ugh,..Shit...lantas sebenarnya untuk apa kita diberi akal dan ilmu kalau hanya bisa mengucapkan itu semua adalah takdir Tuhan. Ini gak fair,...!!

Tetap saja aku meneriaki heningnya malam yang aneh. Suasana ini mungkin hanyalah sebuah mimpi yang segera hilang. Biar saja teman-temanku menganggapku bodoh,..sebenarnya hakikat manusia itu memang bodoh. Aku memang percaya bahwa Tuhan itu ada. Sedangkan aku hanya orang yang ingin jawaban saja dari sang Pencipta itu, dan aku pikir itu sah-sah saja...


~TO BE continued~
[novi maulana]

0 komentar:

Posting Komentar