
Aku merasa
dalam diriku menginginkan kebebasan. Rutinitas kerja di tambah kuliah sore plus
tugas-tugas yang seabrek,membuat pikiranku stress. Aku menyapa pikiranku dan
bertanya,”hey apakah semua ini bermanfaat bagiku?lalu apa manfaatnya
bagiku?dengan penasaran aku bertanya seperti itu.
Pulang ke rumah
dengan membawa beban berat pikiran ditambah beban tasku yang juga
berat,langsung aku masuk kamar. Aku melihat di pojok ruang kamarku aquarium
kecil dengan ikan gupy peliharaanku. Ku dekati dan semakin mendekat. Ku beri
mereka makanan dan merekapun berebut makanan yang aku kasih. Aku merenung
sebentar dan berkata pada pikiranku” Lingkungan mereka hanya sebatas aquarium
kecil, tetapi mereka berenang kesana kemari seperti tidak ada beban.”
Aku rebahkan
badanku ke kasur dan mulai berhayal tentang kebebasan. Kebebasan itu sebenarnya
apa?apakah seperti burung yang terbang ke angkasa?sebenarnya aku ini bebas atau tidak
bebas?Padahal aku sering camping ke pantai, namun bebasnya hati ini hanya terasa
sementara. Lalu apa yang membuat kebebasan hakiki hati ini?
Kata salah satu
temanku, Tuhanlah yang membolak balikkan perasaan hati manusia. Tapi pikirku
tidak ingin menyalahkan Tuhan. Kebebasan mungkin adalah formula yang harus aku
pecahkan sendiri. Aku bertanya-tanya dengan pikiranku tentang konsep kebebasan. Semakin aku cari
kebebasan, semakin aku menderita karena tidak menemukan kebebasan.
Sementara tugas
kuliah semakin menumpuk dan aku semakin malas untuk mengerjakanya. Malam hari aku
putuskan untuk tidur dan bangun pagi-pagi untuk mengerjakan tugas kuliah,.namun
keesokan harinya malah aku bangun jam 10 siang. Hal tersebut berlangsung berulang-ulang
kali. Aku semakin terpuruk dalam tugas-tugas kuliah dan tugas kantor.
Aku kembali
pulang ke rumah dan langsung masuk ke dalam kamar. Kembali aku melihat ikan
gupyku yang berenang di dalam aquarium miniku. Aku kembali merenung dan
tiba-tiba seperti ada yang menjawab penasaranku tentang konsep kebebasan. Seperti
ikanku yang hanya sebatas aquarium kecil, tetapi mereka berenang kesana kemari
seperti tidak ada beban. Ternyata dicari kesana kemari, kebebasan itu hanya
ada dalam hati dan pikiran saja. Semakin kita bisa membebaskan hati dan
pikiran, dimanapun kita bereda maka akan terasa tidak ada beban.mungkin itu
yang namanya ikhlas.
0 komentar:
Posting Komentar