Rabu, 12 Desember 2012

Sedikit KeSoktahuanku di Pameran

Suatu kehormatan aku bisa menghardiri pameran indobuildtech di JEC. Saat melihat kepenatan kuliah yang tidak cukup puas dengan tugasnya, meraung keras menunggu untuk dikerjakan, akhirnya aku bisa mengikuti pameran tersebut dan diberi mahkota kehormatan untuk menjaga salah satu standnya. Kebetulan aku menjaga stand IAI ( ikatan arsitektur indonesia ) bekerja sama dengan PAMIY ( paguyupan arsitek muda indonesia yogjakarta ). Beribu manusia menghanyutkan dirinya membentuk sinergi yang berpengaruh dalam sirkulasi energi bertumpah meruang di beberapa stand.

Ada beberapa orang datang dan berkonsultasi di klinik arsitektur stand kami. berbagai pertanyaan terlontarkan terkait tentang persoalan arsitektur. Dan aku harus menjawab apa? karena aku hanya mahasiswa semester 1?!Tapi dengan kesoktahuanku dan sedikit kesombongan yang harus kumiliki aku jawab semua pertanyaan itu.Terkadang sikap sombong harus dimiliki oleh manusia untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Walaupun nantinya muncul berbagai masalah di jalan. Tapi, hey,..bukankah Tuhan memberikan ujian kepada hambanya sesuai porsinya, dan tidak akan menguji di luar batas kemampuanya? paling tidak itu yang aku pikirkan pada waktu saat itu.

Kata-kata mereka yang bingung dengan jawabanku, seperti sebuah mesin jahat yang tajam menikam diriku. Dengan sekejab tubuhku sudah penuh dengan luka "tusukan". Aku lihat di sekeliling Hall ini, lampu dan AC mencoba untuk menenangkanku. Aku putar kembali otakku untuk melihat sebuah ide. Aku cukup dengan berkata " kalau belum puas dengan jawaban saya, bisa langsung menghubungi no. ini mas..langsung sama arsiteknya IAI". Mereka cukup dingin dengan jawabanku, tetapi lumayan menengangkan.

Setelah mereka beranjak meninggalkan stand kami, aku mulai berpikir ternyata aku baru saja memberikan rejeki kepada orang lain dengan mempromosikan arsiteknya IAI. Dengan nada dasar aku belajar dari peristiwa tersebut. Tetap saja semua terasa menyenangkan. Pengalaman ini terasa amat berharga bagiku, seolah mukaku seperti ditampar-tampar mengingat aku mahasiswa semester 1 yang sudah bekerja di salah satu konsultan bangunan masih belum bisa menghadapi calon client. Aku kembali menyenangi dunia arsitek setelah sebelumnya aku ingin menjadi seniman,.hahaha..yah itulah aku yang segera bosan dalam suatu bidang tertentu. Di dunia ini aku pikir masih sangat banyak sekali sesuatu yang menyenangkan sehingga aku mulai cepat bosan dengan aktifitas tertentu. Jika menelisik beberapa waktu lalu aku melihat beberapa mahasiswa ISI, terlihat sangat enjoy dengan style-nya dan cara meraka berkuliah,.aku jadi tertarik mengikuti gaya mereka yang "nyleneh", maklum aku juga berjiwa nyleneh "hehehe....":D

Tapi aku sadar kalau sesuatu yang baru nantinya juga akan menjadi bekas. Seperti sebuah ide yang menginginkan banyak hal yang baru namun nantinya ide lamalah yang akan lebih setia menemani. Sesuatu yang amat bermakna manakala aku mengembara mencari jati diri yang sudah lama aku merindukanya dan kembali menemukan tuannya,..beberapa istilah mungkin aku tulis karena aku menginginkan sesuatu yang lebih dalam setiap langkahku.

0 komentar:

Posting Komentar